Traveling dengan Jasa Open Trip, Yes or No?

by - November 23, 2018

Aku pernah sekali ikut open trip ke Malang dengan tujuan wisata Bromo. Deg-degan saat tahu teman seperjalanan yang dari Jawa Tengah cuma aku, lainnya dari Jakarta dan Bandung. 

"Duuh...perjalanan ini bakal asyik ngga, ya?" Batinku saat dikirim rundown dan nama-nama peserta. Tapi gimana lagi, gabung dengan open trip saat itu menjadi solusi yang tepat karena aku belum bisa ke Bromo sendiri. Pingin ikut jadwal teman-teman yang sudah aku kenal, tapi selalu bentrok dengan jadwal libur kerjaku. Yaa...itung-itung nambah teman dan lebih irit budget, ya. 😝

Mudah, murah, dan praktis, ditambah kemungkinan bertemu teman baru bahkan jodoh membuat tren wisata open trip semakin diminati. Namun sebelum memutuskan untuk ikut opem trip, ada empat hal yang menjadi catatan penting supaya tetap bisa menikmati traveling, mendapat kenyamanan, dan merasa aman.


Jangan Terbuai Harga Murah

Begitu melihat harga paket yang lebih murah dibandingkan dengan tiket pesawat, biasanya akan lupa segalanya. Padahal harga yang rendah tersebut biasanya didapat dari memangkas daftar aktivitas dan spot dalam itinerary yang bisa didapatkan. Sebaiknya bandingkan paket yang satu dengan agen lainnya untuk destinasi wisata yang sama. Tidak masalah mahal sedikit, tapi lebih puas menikmati liburan di tempat wisata yang dituju.

Teliti dan Cermat Memilih Jasa Open Trip

Harus memesan tiket pesawat dan penginapan sendiri, membuat itinerary, dan harus membayar tiket masuk ke sana-sini memang dipandang cukup ribet dan biayanya pun besar. Tidak heran jika jasa open trip makin banyak diminati khususnya generasi millenial. Tapi sebelum menjatuhkan pilihan, sebaiknya pilih jasa yang handal dan terpercaya.


Lihat dari jam terbang tahunan untuk memastikan keamanan open trip. Biasanya jika memiliki jam terbang cukup tinggi, mereka sudah berpengalaman memilih akomodasi bagi pelanggannya. Selain itu, rajin mencari tahu review dari jasa open trip yang akan digunakan. Jika ada lebih banyak komentar negatif di media sosial atau forum, ada baiknya mencoret namanya dari daftar.


Tidak Malu Bertanya

Biasanya hal ini terjadi pada yang pertama kali mencoba menggunakan jasa open trip. Malu bertanya, bisa-bisa liburanmu jauh dari kesan menyenangkan gara-gara salah memilih agen.

Mulailah membuat daftar pertanyaan, misalnya kuota per trip yang berpengaruh pada kenyamanan selama traveling, fasilitas seperti tiket pesawat, hingga jam keberangkatan. Pertahankan hakmu untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya untuk menjamin pengalaman traveling yang sepenuhnya.

Hubungi Langsung

Kebanyakan agen open trip banyak melakukan promosi di media sosial. Jangan hanya melihat frekuensi posting dan follower-nya saja, tapi pastikan memiliki nomer telepon yang bisa dihubungi. 



Mengingat mudahnya membeli pengikut atau testimoni yang bisa dibuat oleh akun yang tidak profesional, sebaiknya segera hubungi admin agen untuk menilai cara mereka memperlakukan pelanggan. Misalnya, lihat dari caranya membalas pesan singkat. Cari yang memberikan informasi lengkap dan jelas, serta dibalas dengan sopan yang menunjukkan pelayanan terbaiknya.


Gimana? Kamu lebih nyaman ngetrip sendiri, ramai-ramai atau gabung dengan jasa open trip? Sebelum terlanjur membeli tiket pesawat di Traveloka tidak ada salahnya mengintip agen open trip untuk liburan selanjutnya, asal tetap hati-hati dan teliti. 😘

Ehh...kamu sudah pernah ikut jasa open trip? Boleh dong berbagi pengalaman suka dukanya. 😍

You May Also Like

2 komentar

  1. Setuju kita harus teliti kalau menggunakan jasa open trip istilahnya kudu bawel banyak nanya biar ga kecewa , soale pernah denger cerita teman dia kecewa pakai jasa itu karena tidak sesuai dengan yang di share.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau sampai kecewa bisa rusak liburannya ya kak..

      Hapus

Blogger Perempuan