Tips Packing Untuk Trip Keluarga

by - November 01, 2017

Ketika hendak melakukan perjalanan wisata, hal pertama yang harus dilakukan adalah mendaftar barang-barang yang harus dibawa. Karena jujur saja, aku sangat buruk dalam hal packing. Sudah dipastikan ada barang yang ketinggalan walaupun satu. Kalau perginya sendirian packingnya tidak terlalu ribet ya.

Nah kalau perginya bareng keluarga dan kita yang harus mempersiapkan barang-barang bawaannya? Beuhhh. Apalagi kalau perginya naik transportasi umum seperti pesawat, ada batas bagasi yang harus kita bawa. Harus benar-benar teliti ya barang apa saja yang harus dan tidak harus dibawa.

Punya rencana melakukan trip bersama seluruh anggota keluarga menggunakan pesawat terbang? Maka kamu perlu mengetahui beberapa tips packing untuk trip keluarga agar koper yang dibawa sesuai dengan kapasitas bagasi.

Jalan-jalan sendiri 😂

Wisata bersama anggota keluarga sedikit berbeda dengan melakukan wisata bersama teman, apalagi jika kalian bepergian bersama anggota keluarga yang masih bayi, anak-anak, dan orang tua. Ada beberapa tips packing yang perlu diperhatikan agar liburan keluarga berjalan lancar sesuai rencana, terutama jika bepergian menggunakan 
pesawat.

 Tips packing jika membawa bayi:
  • Catat seluruh keperluan paling dasar untuk bayi, dan siapkan ukuran travel pack-nya. Berikut beberapa yang penting untuk dibawa: tisu basah, minyak telon, bedak bayi, sabun mandi (pilih yang 2 in 1 dengan shampo agar lebih praktis), dan perlengkapan lain yang biasa digunakan oleh bayi. Untuk minyak telon, pilih ukuran kecil supaya bisa masuk dalam tas kabin.
  • Bawa pampers seperlunya saja, dan beli sisanya setelah tiba di tujuan. Masukkan satu atau dua buah saja dalam tas kabin.
  • Untuk mengantisipasi hal-hal diluar rencana, jangan ragu untuk membawa pakaian ganti bayi dan anak lebih banyak dari yang direncanakan. Masukkan juga pakaian ganti itu dalam tas kabin agar mudah diambil sewaktu-waktu.
  • Jangan ragu membawa perlengkapan cuci piring sendiri, khususnya jika bayi masih menggunakan perlengkapan makan dan minum khusus (seperti botol susu dan wadah makan khusus).
  • Tak ada salahnya membawa perlak atau kain serba guna yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi alas tidur bayi maupun selimut tambahan. Kain tersebut juga bisa difungsikan sebagai nursing cover jika bayi sewaktu-waktu minta ASI di tempat umum

Tips packing untuk anak-anak:
  • Jika anak-anak sudah bisa membawa tas sendiri, biarkan mereka membawa barang bawaannya sendiri. Pilih tas pergi ataupun koper yang nyaman dibawa dan mudah digunakan oleh anak-anak. Sebisa mungkin cari ukuran yang bisa masuk dalam kabin pesawat.
  • Punya rencana wisata ke tempat ramai? Siapkan pakaian berwarna mencolok untuk dikenakan oleh si kecil agar mudah dikenali seandainya tiba-tiba terpisah dari orang tua.
  • Pilih baju berbahan nyaman dan menyerap keringat. Ingat, anak-anak cenderung lebih banyak bergerak dan berkeringat dibanding orang dewasa.
  • Anak-anak mudah bosan selama di perjalanan. Jangan lupa bawa cemilan secukupnya untuk dikudap selama perjalanan, dan masukkan dalam tas kabin.
  • Siapkan juga berbagai perlengkapan hiburan selama di perjalanan untuk mengisi waktu, maupun untuk mengalihkan perhatian seandainya mereka tiba-tiba mabuk perjalanan.
  • Bawa juga beberapa board game untuk berjaga-jaga seandainya si kecil mati gaya saat berada di hotel.
  • Anak-anak juga mudah terluka dan lebih rentan akan perubahan suasana. Jangan lupa membawa perlengkapan P3K dasar: plester luka, obat panas, kompres instan, minyak kayu putih, dan obat penahan rasa sakit.
  • Siapkan kantong kecil berisi copy informasi tentang orang tua, termasuk nomor telepon yang bisa dihubungi, untuk dimasukkan dalam saku anak.

Pada dasarnya, tips packing untuk trip keluarga bersama orang tua tak jauh berbeda dengan tips packing untuk dewasa lainnya. Hanya saja, jika bepergian dengan orang lanjut usia (lansia). Ada beberapa hal yang perlu disiapkan dengan baik:
  • Jangan lupa membawa obat-obatan, khususnya jika lansia memiliki masalah kesehatan yang spesifik. Jika lansia terbiasa mengenakan alat bantu kesehatan tertentu, seperti alat bantu dengar atau alat pacu jantung, pastikan membawa baterai cadangan atau alat cadangan (jika ada). Jika perlu, bawa surat keterangan dokter seandainya sewaktu-waktu ditanya oleh petugas di bandara.
  • Bawa dokumen kesehatan yang kira-kira akan diperlukan, seperti daftar obat yang digunakan, daftar rumah sakit rujukan seandainya terjadi kondisi darurat, dan sebagainya.
  • Tak ada salahnya menyiapkan kaca mata ekstra untuk berjaga-jaga seandainya kaca mata yang digunakan hilang atau rusak. Entah kalian akan wisata ke daerah tropis atau dingin, selalu siapkan jaket maupun kain yang bisa digunakan sebagai selimut ekstra.
  • Jika lansia kerap bermasalah dengan daya ingat, tak ada salahnya menyiapkan copy informasi kontak yang bisa dihubungi untuk dimasukkan dalam pakaian lansia.

Nah, itu beberapa tips packing untuk trip bersama kelarga. Kalian punya tips yang berbeda? Share doong. 😂

You May Also Like

0 komentar